Mendengar sabda baginda itu, hati Ratu Sungging sangat gelap. la segera pulang ke Karang Kaputran — — tempatnya tinggal. Tapi hatinya tak mau lepas dari Agan Sumur Agung. Maka malamnya, sekira lewat tengah malam, hatinya pun tetap akan minggat diam-diam untuk melamar Agan Sumur Agung. Tanpa seorangpun tahu, ia keluar dari Karang Kaputran.
Ketika keesokan harinya si Lengser mempersembahkan hal putranda yang minggat ke hadapan prabu Banyakwide, baginda nampak sedih.
"Mengapa anak itu tidak mendengar nasihat orang tua?” sabdanya kemudian. ”Niscaya ia mengalami kesulitan karena tidak mau mendengar kata-kata orangtua! Mengapa hanya mengikuti nafsu diri sendiri?”
Sementara itu Ratu Sungging telah keluar-masuk hutan. Akhirnya tiba di tepi sebuah sungai besar. Lalu dibuatnyalah perahu, kemudian iapun menyeberang dengan perahu itu. Tapi ketika tiba di tengah sungai, datanglah hujan yang sangat besar diiringi angin yang sangat dasyat. Perahu itu terbantun arus, hanyut hingga sampai ke samudra luas. Ratu Sungging tak dapat berbuat apa-apa, akhirnya pingsan.
Hal itu diketahui belaka oleh Sunan Ambu di Kahiangan. Maka diberitahukan Budak Manjor yang sedang berada dalam kuburan : "Keluarlah, anakku, engkau harus segera menolong putra raja Pajajaran yang sedang mengalami bahaya disamudra luas. Pergilah segera. Engkau harus mengabdi kepadanya”.
Demi Budak Manjor mendengar hal itu, segera ia menembus bumi, menuju ke samudra luas akan menolong Ratu Sungging. Ketika sudah tiba di pinggir samudra, ia berenang akan mendekati perahu Ratu Sungging. Kemudian diseretnya ke pesisir. Ratu Sungging. masih pingsan. Maka diperciki dengan air-hidup oleh Budak Manjor. Ketika ia sadar kembali dan membuka matanya hampir menjerit karena kaget melihat Budak Major yang menakutkan itu.
"Janganlah gusti takut”, kata Budak Manjor. "Hamba bukanlah setan, melainkan dewa kamanusan, bernama Budak Manjor. Hamba mendapat titah untuk menolong Gusti, dan mengabdi kepada Gusti”.
"Sukurlah”, sahut Ratu Sungging, yang lalu menceritakan kisahnya. Mendengar bahwa Budak Manjor akan mengabdi padanya. Ratu Sungging segera menitahkannya untuk mendapatkan Agan Sumur Agung.