Lompat ke isi

Kaca:Padalangan 1.pdf/25

Ti Wikipabukon
Ieu kaca geus divalidasi
    5. Wibisana; 6. Ugrasena; 7. Samba; 8. Laraskonda; 9. Palgunadi; 10. Nakula; 11. Sadewa: 12. Subadra; 13. Irawati; 14. Drupadi; 15. Banowati; 16. Sri Kandi; 17. Larasati; 18. Sulastri; 19. Arimbi; 20. Rukmini; 21. Satiaboma; 22. Sinta; 23. Abimanyu-bayi.

B. Sebelah kiri dalang.

  1. Pada batang pisang bagian luar dari tepi ke tengah yaitu: 1. Kumbakarna; 2. Butahijau; 3. Butaterung; 4. Rahwana; 5. Dursasana; 6. Suyudana; 7. Durmagati; 8. Durmuka; 9. Drupada; 10. Boma; 11. Baladewa; 12. Jayadrata; 13. Kangsa; 14. Drustaketu; 15. Batara Guru; 16. Karna.
  2. Pada batang bagian dalam yaitu: 1. Kalasrengi; 2. Burisrawa; 3. Salya; 4. Indra; 5. Brahma; 6. Darma; 7. Udawa; 8. Sakuni; 9. Citrayuda; 10. Aswatama; 11. Wersasena; Lasmana; 13. Abimanyu.

Dengan melihat susunan wayang tersebut di atas maka jumlah wayang yang ditata sebanyak 64 wayang dan hal ini tidak sama mengingat jumlah wayang untuk tiap-tiap kotak tidak sama jumlahnya. Dalam penyusunan wayang dapat dilihat bahwa menurut peribahasa, manusia itu sama di mata Tuhan tidak ada perbedaan antara yang baik dan yang buruk.

  1. Yang terdapat di muka dalang adalah wayang-wayang yang terdiri dari para panakawan (pengasuh) yaitu Semar, Cepot, Dawala, Emban Perdapa, Emban Rangkung dan yang serupa lainnya.
  2. Yang berada di sebelah kanan bawah dalang yaitu peralatan senjata atau ajimat yang biasa dipergunakan oleh para kesatria, serta wayang berupa binatang seperti Jatayu, Parang-garuda dan sebagainya.
  3. Yang berada dalam kotak wayang.
    Wayang yang berada dalam kotak biasa wayang-wayang
23