Lompat ke isi

Kaca:Puisi Sawer Bahasa Sunda.djvu/50

Ti Wikipabukon
Ieu kaca geus divalidasi

 Demikianlah gambaran tentang bentuk yang dipergunakan dalam sawer bahasa Sunda. Tentang banyak setiap macam bentuk yang dipergunakan itu digambarkan dalam tabel berikut ini:

TABEL 1 BENTUK YANG DIPERGUNAKAN DALAM PUISI SAWER
NoMacam BentukJumlah bait%Ket.
1.Puisi Terikat
1.1. Syair100958,8
1.2. Pupuh45326,4
1.3. Sisindiran50,3
2.Puisi Semi Terikat
2.1. Papantunan362,1
2.2. Kawih633,7
2.3. Dua seuntai dsb1096,3
3.Puisi Bebas (Sajak bebas)382,2tiap teks dianggap 1 buah
4.Prosa
4.1. Prosa lirik20,1
4.2. Prosa biasa20,1idem
JUMLAH:1717100

4.2.2.2 Jenis

 Dalam bab III telah diutarakan bahwa puisi sawer itu dipergunakan dalam berbagai upacara adat atau selamatan, Sesuai dengan pemakaiannya itu dapatlah dibedakan golongan atau jenisnya yaitu:

1) Puisi sawer netes Sapar

 Tidak banyak jumlahnya yang ditemukan. Sawer semacam ini masih dilakukan di daerah Banten. Termasuk pada sawer ruatan. Upacara sawer dilakukan waktu anak dikhitan, bila anak laki-laki; waktu menikah bila anak perempuan. Jasria, penutur dari Banten menyebutkan upacaranya sebagai nyawer netes Sapar, ngabobot, ngayun, dan ngandegkeun.

37