D. Bahasa
Teks disusun dalam bahasa keseharian, judah difahami. Kurang pemanis bahasa. Kecenderungan mempertahankan bunyi akhir seperti pada umumnya puisi sawer juga tampak pada teks ini.
E. Penilaian
Isi sawer yang berupa nasihat bermanfaat untuk kepentingan anak, agar menjadi manusia yang beriman dan berperilaku baik. Kekurangan terletak dalam cara menggunakan kata-kata, menempatkan kata-kata, dan menyusun kalimat. Contohnya menggunakan kata alaikur uhtuk pengganti alaikum (1 : 1} supaya berbunyi akhir sama dengan lumur pada (1 : 4) dirasakan sangat dipaksakan, Demikian pula penambahan suku kata (akhiran) keun dan na pada beberapa kata-kata, tidak lain hanyalah usaha untuk menyamakan bunyi akhir yang kurang tepat, contohnva: balaina, sakolana, cekapkeun, pigeusaneun, dsb. Penyusunan kalimat yang iversi juga adalah usaha yang serupa.
Sk 2
Syair
Ibu Emon: P
64tahun
Pensiunan Kepala SD
Tasikmalaya
A. Teks dan Terjemahan
Bismillah damel wiwitan
mugi Gusti nangtayungan
ka Asep nu disepitan
mugia kasalametanSalamat Asep ayeuna
ayeuna atos laksana
nyumponan kana jangjina
jangji kaislamananaIslam ngabogaan ciri
cirina tara pahili
omat ulah bade lali
patentah anu ti Gusti
Diawali dengan bismillah
agar Alloh melindungi
pada ananda yang dikhitan
semoga mendapat keselamatanSelamat engkau sekarang
sekarang telah sempurna
menepati pada janji
janji keislamanIslam memiliki ciri
cirinya tak pernah tertukar
ingatlah jangan lupa
perintah dari Tuhan Yang Maha Kuasa