Lompat ke isi

Kaca:Rangga Malela 3.pdf/19

Ti Wikipabukon
Ieu kaca geus divalidasi

"Ingin mendapat jawab yang pasti, Panewu! Bagaimana pun juga aku tidak percaya anda berasal dari tanah Banten. Sebab suami Kak Tongkeng asli orang sana. Kata beliau keturunan sana basa dan tatanya tidak seperti anda.”

Rangga Malela bungkam ditanya demikian. Merasa agak khawatir sebab takut rahasia dirinya terbongkar orang keraton. Tapi cepat ia menjawab agar tidak terbuka rahasianya.

"Kalau tetap ingin tahu juga, hamba asli orang sini.”

"Apa? Asli orang sini, Panewu?” Retnayu terheran-heran "Orang Sumedanglarang maksud anda?”

”Bukan”

"Kata anda orang sini?” Retnayu agak marah.

"Betul orang sini. Yaitu tempat hamba hidup dari kecil sampai besar. Inilah tempat lahir hamba, tanah Sunda. Sunda yang berarti bersih. Putih bersih atau indah. Tanahnya yang begitu moleknya. Yang pelatarannya hijau subur. Airnya mengalir di mana-mana, penduduknya padat dan makmur serta tenteram dan damai. Jadi bukan tanah Sumedanglarang sebab meskipun betul makmur tapi keadaannya menimbulkan rasa was-was. Terlalu banyak yang dilihat dan didengar tidak nyaman.”

"Nunggal, jawablah baik-baik!” Retnayu seperti kecewa. "Aku juga tahu tanah yang indah ini disebut Sunda. Tapi aku ingin mengetahui silsilah anda. Asal dari manakah? Hendaklah mengerti Nunggal bahwa aku dan kaum kerabat amat sayang kepada anda.”

”Tahu, hamba tahu bahwa tuan sangat menyayangi hamba. Malah saat ini hamba dapat memegang jabatan yang setinggi ini tentu siapa lagi sebabnya selain tuan bersama Darga.”

"Bukan kami berdua saja!” jawab Retnayu. "Begitu pula Kak Tongkeng dan Ibu Suri sangat sayang kepada anda. Tapi sayang, Nungggal..... ” Bicaranya tak lanjut.

Rangga Malela mengernyitkan keningnya. "Sayang?” katanya sambil menatap sekuat tenaga. "Mengapa tuan kecewa?”

”Ya, kecewa sebab kasih sayangku ternyata begini akibatnya.”

Rangga Malela makin bingung.

"Nah, beginilah, Ki!" ujar Nyi Tanjung lagi, "bila anda tidak tahu juga anda supaya mengerti. Sebetulnya pasukan seribu orang

17