menawannya, tetapi kewalahan. Sebab bagaimana pun juga saat itu ia tidak leluasa karena masih berada dalam air. Tak dapat bebas membela diri sebab terpaksa mesti menutupi badannya dengan kain yang dipakainya ketika mandi dalam air. Selain itu yang dihadapinya juga bukan satu dua orang, melainkan belasan orang. Maka meskipun ia berusaha dengan sekuat tenaga melepaskan diri akhirnya tertangkap juga. Tangan dan kakinya diikat, mulutnya disumbat dengan ikat kepala Jayadipati. Karena itu ia tak dapat berteriak-teriak minta tolong kepada yang meninggalkannya berburu.
Kita tinggalkan Retnayu yang menjadi tawanan dan dibawa ke kota oleh Prabu Anom Silalawi. Sejak saat itu Rangga Malela terus menyisir hutan dan bekas huma. Malah akhirnya seluruh hutan dijelajahinya. Bila bertemu dengan binatang, baik kucing hutan maupun harimau kecil segera saja diserangnya. Malah selama belum diiris-iris menjadi daging sekerat-sekerat ia belum merasa puas. Sebab binatang semacam itulah yang menyebabkan hilangnya buah hati. Tapi suatu waktu setelah ia berminggu-minggu Jamanya turun naik gunung dan sudah belasan binatang hutan yang dianiayanya, ia teringat kepada takdir. Katanya biar bagaimanapun juga manusia tidak mampu memiliki atau mempunyai sesuatu. Lagi pula hidup itu ada yang menyebabkannya, ada yang menghendakinya. Sang Sunu baru teringat kepada riwayat hidup di dunia bahwa jangankan manusia yang hanya dibangun dari tulang dan daging, bahkan bumi dan langit, bahkan bintang, bulan dan matahari pun kalau telah sampai waktunya akan binasa pula. Bila sudah dikehendaki oleh Pemiliknya, matahari pasti akan kehilangan kekuasaan, bulan dan bintang kehilangan cahayanya.
Ia merenung sambil duduk di atas akar pohon. Berkatalah ia di dalam hati, ”Makanya begini barangkali karena bukan keberuntunganku untuk hidup bersama dengan buah hatiku sampai nenek-nenek. Barangkali tidak diperkenankan oleh Yang Maha Agung. Lagi pula bukankah aku mempunyai kewajiban lain kecuali mengurus pusaka kerajaan di Sumedanglarang? Sri Maha Wangi Niskala Wastu Kancana memerintahkan aku supaya men-