RINGKASAN ISI
Sinopsis
Buku bacaan ini berisi 100 peribahasa Sunda. Banyak di antaranya jarang dijumpai lagi dalam bahasa modern. Sekedar untuk memberikan gambaran, di bawah ini disajikan sejumlah peribahasa sebagai contohnya.
1. GALEGEH GADO
Artinya: suka menceritakan kebaikan, maupun kejelekan orang
Contoh : Dirta berkata kepada ayahnya, ”Pak, baru saja saya bersama si Sipin ke rumah Idin. Wah, banyak sekali ia tahu! Semua kejelekan orang lain diceritakannya. Yang kurang senonoh pun tak enggan-enggan ia ceritakan, sehingga orang lain tak sempat berbicara sama sekali.”
Bapaknya, ”Awas, kau jangan bergaul akrab dengan si Idin. Sebab ia tidak bisa menyimpan rahasia orang dan selalu akan menyuguhkannya kepada tamu. Bapak tidak suka kepada orang yang galegeh gado.”’
2. MEPETEK
Artinya : melarat
Contohnya : Ki Tanu ditanya oleh Patih, ”Tanu, apakah ki Murin masih ada?”
Tanu, ”Ada, sekampung dengan ayahnya.”
Patih, ”Masih jual beli sapi?”
Tanu, ”Tidak, sebab modalnya sudah habis. Mulanya ia demam panas, dan setelah sembuh, ia tak sanggup bekerja lagi, karena sakitan.”