Ieu kaca geus diuji baca
Mereka pergi ke kota. Kabayan duduk di punggung Salwasim, sambil menghitung-hitung uang.
Dendam Saikem terbalas juga, ia selalu meraba-raba pipinya, bekas tamparan.
14
Mereka pergi ke kota. Kabayan duduk di punggung Salwasim, sambil menghitung-hitung uang.
Dendam Saikem terbalas juga, ia selalu meraba-raba pipinya, bekas tamparan.