Lompat ke isi

Kaca:Wawacan Pangeran Dipati Ukur III.pdf/22

Ti Wikipabukon
Ieu kaca geus divalidasi

nama R. Wangsanata, yang kebetulan menetap di Tatar Ukur, sejak Bupati Wangsataruna pergi ke Jayakarta membantu Mataram.

Wangsataruna sejati dengan isterinya, terkenal di kalangan rakyat dengan nama Bapak Wangsa dan Ambu Wangsa tak menetap di satu tempat, tempat terakhir bernama Banjaran.

Sampai akhir hayatnya, Dipati Ukur Wangsataruna, alias Bapak Wangsa, alias Embah Bagawan tetap tinggal di Banjaran. Mangkat dalam usia 63 tahun (istrinya mangkat lebih dulu), meninggalkan seorang putra Raden Wangsajaya, yang menurunkan turunan. (Menurut para ahli kebatinan Dipati Ukur wafat tidak meninggalkan ujud kasar atau jasad, disebutnya tilem, karena itu makamnya terdapat di beberapa tempat).

(Tamat)

20