dapat sembuh seperti sediakala. Dengan adanya kejadian itu, maka seluruh umat Islam yang setia kepada Khalifa melakukan penjagaan siang malam terutama bagi mereka orang-orang Yasrib. Ali-Jubir bersama Talhah mengirimkan anaknya untuk ikut berjaga-jaga serta bersiap dengan senjata di tangan untuk melindungi Khalifah Usman. Untuk selanjutnya dari Madinah mengirimkan surat kepada Basrah-Siria yang isinya agar mengirimkan bantuan karena Madinah berada dalam bahaya. Mengingat jauhnya Basrah Siria ke Madinah maka bantuan yang diharapkan sangat lama.
Dalam keadaan terkurung di dalam rumah, Khalifah berunding dengan Ali Jubir dan Talhah serta mereka-mereka yang mengerti keadaan rumah Khalifah. Akan tetapi kenyataannya seluruh umat Islam turut hadir untuk mendengar pesan terakhir dari Khalifah Usman.
Pesan Khalifah adalah sebagai berikut dan ditujukan kepada para penghianat. Manusia wajib dibunuh karena tiga perkara yaitu:
Kesatu adalah bagi mereka yang sudah membunuh seorang Muslim, yang telah melanggar hukum Tuhan. Kedua adalah bagi mereka yang Islam Murtad. Ketiga adalah bagi mereka yang telah salah dalam menempuh jalan hidup dan telah melanggar hukum syara.
Setelah mendengar pesan Khalifah, para pemberontak bukannya insap melainkan mereka itu makin merajalela dan bertambah bengis dan minta kepada Khalifah agar segera meletakkan jabatannya sebagai khalifah.
Selanjutnya para pemberontak mengepung rumah Khalifah dan menyerang para pengawal sehingga mereka bisa masuk ke dalam rumah khalifah. Setelah masuk mereka melihat Khalifah sedang membaca Al Qur’an.
Dari salah seorang pemberontak, Muhamad bin Abu Bakar dengan keji menarik janggut Usman dan dibunuh dalam keadaan memegang Al Qur'an.
Untuk selanjutnya para pemberontak itu merusak seluruh isi rumah Khalifah termasuk para pengawal, istri serta wanita-wanita yang berada di rumah Kalifah Usman.
16